Asosiasi Guru Penulis Lembata

Hadiah Buku Pendidikan Matematika Realistik yang diberikan oleh Arie Wibowo, M.Pd guru matematika asal Kalimantas Selatan dalam momen Olimpiade Guru Nasional Tahun 2018 di Hotel D'Max, Praya, Lombok, Nusa Tenggara Barat tanggal 4 - 8 Mei 2018

Perwakilan NTT

Lima perwakilan NTT dalam ajang olimpiade guru nasional tahun 2018 yang terdiri dari guru mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, dan guru kelas SD bersama para petinggi Kesharlindung Dikdas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Busana Daerah Papua

Bersama perwakilan guru asal Papua dalam ajang olimpiade guru nasional tahun 2018 saat malam penutupan, yang diwarnai dengan kekaragaman busana daerah masing-masing

Display Inovasi Pembelajaran

Menyanggahi pertanyaan para juri pada tahapan display dalam ajang Inovasi Pembelajaran tahun 2017 di Hotel Mercure Harvestland, Kuta, Bali, tanggal 4 - 8 September 2017

Wisata ke Pandawa

Diberikan kesempatan oleh panitia inobel untuk wisata bersama kelompok MIPA. Ini adalah salah satu destinasi wisata di Bali yang saya senangi

Senin, 26 Februari 2018

Download Syarat dan Kelengkapan OGN 2018

Pada tahun-tahun sebelumnya Olimpiade Guru Nasional (OGN) untuk guru SD dan SMP yang diselenggarakan melalui Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, seleksinya dilakukan secara offline mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga ke tingkat nasional.

Prosedurnya bisa terbilang rumit, bahkan banyak kejadian janggal. Berdasarkan pengamatan penulis, ada kabupaten/kota yang mengirimkan perwakilan gurunya ke tingkat provinsi maupun pusat tanpa melalui tahapan yang telah ditentukan sesuai pedoman.

Atas dasar keluhan dan juga saran beberapa guru, yang daerah (kabupaten) nya tidak pernah menyelenggarakan berbagai event seperti OGN, dan juga Guru Berprestasi (GUPRES), akhirnya prosedurnya pun diubah pada tahun ini.

Pada tahun-tahun sebelumnya, diambil terbaik 1, 2, dan 3 ke tingkat provinsi berdasarkan seleksi pada tingkat kabupaten/kota yang dilakukan oleh dinas pendidikan. Begitu pun selanjutnya, akan diambil hanya terbaik 1 ke tingkat nasional berdasarkan seleksi pada tingkat provinsi.

Pada tahun ini prosedurnya sedikit berubah. Dinas pendidikan kabupaten/kota hanya memfasilitasi guru untuk mengikuti seleksi administrasi yang dilakukan secara online melalui http://kesharlindungdikdas.id yang dilaksanakan pada tanggal 27 Februari s.d 9 Maret 2018

Peserta seleksi tingkat provinsi adalah peringkat pertama tingkat kabupaten/kota. Namun ada sedikit catatan, apabila tidak tersedia anggaran untuk penyelenggaraan OGN di provinsi, untuk akornodasi dan transportasi peserta ditanggung oleh dinas pendidikan kabupaten/kota atau peserta melalui satuan pendidikan. Seleksi nya dilaksanakan antara tanggal 19 s.d. 29 Maret 2018

Peserta seleksi tingkat nasional adalah peringkat pertama tingkat provinsi. Seleksi diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 28 April s.d . 3 Mei 2018 berupa tes tertulis, eksperirnen/eksplorasi/unjuk kerja, dan presentasi.

Sebelum mempersiapkan segala administrasi pastikan anda terdaftar pada kesharlindung dikdas. Jika belum memiliki akun, silahkan klik http://kesharlindungdikdas.id pilih Daftar. Pada kolom NUPTK, dapat anda isikan dengan NIK, jika anda yang belum memilikinya. Gunakan email yang aktif, karena akan ada email konfirmasi dari admin untuk user name dan juga password

Adapun persyaratan administrasi yang perlu disiapkan peserta sebagai tahapan awal dalam rangkaian kegiatan ini dapat di lihat pada file berikut.
atau dapat diunduh secara langsung (di sini) Untuk mengetahui informasi lebih jelas silahkan unduh Surat Informasi OGN 2018 (di sini) dan Pedoman OGN 2018 (di sini)

Senin, 19 Februari 2018

Langkah-langkah mendaftar PPG melaui SIM PKB

Pada postingan sebelumnya, admin ilowutung telah berbagi tentang surat edaran pendaftaran PPG dalam jabatan tahun 2018 yang memuat prosedur dan juga syarat pendaftaran, maka pada postingan kali ini admin mencoba berbagi pengalaman bagaimana melakukan proses pendaftaran secara on line. Coba log in menggunakan user dan password yang telah diperoleh ke http://app.simpkb.id dan cek status anda, apakah anda termasuk salah satu yang diundang dalam pretes PPG. Jika anda diundang, siapkan hasil scan ijazah asli dalam format jpeg/jpg/png dengan kapasitas minimal 100kb dan maksimal 100mb. Diundang atau tidaknya dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 1a. Tidak diundang
Gambar 1.b Diundang

Apabila muncul seperti Gambar 1.b dan anda telah tersertifikasi atau telah lulus dalam PLPG tahun sebelumnya maka abaikan undangan ini dengan cara klik pada button NANTI SAJA, namun jika tidak maka ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Klik pada button MENDAFTAR maka akan tampil kotak dialog berikut
  2. Klik lagi pada button MENDAFTAR SEKARANG
  3. Lengkapi data mata pelajaran dan juga data ijazah sesuia dengan basic ilmu anda dengan cara klik pada panah mulai dari (a) jenjang mapel PPG yang diajukan, (b) bidang studi PPG yang diajukan, (c) kualifikasi ijazah, (d) tahun ijazah, (e) jurusan/ program studi. Sedangkan untuk (f) fakultas, dan (g) nama perguruan tinggi dapat diisi sesuai ijazah seperti pada gambar berikut
  4. Pada upload foto scan ijazah asli klik button FILE maka akan tampil sebuah kotak dialog yang mengarahkan anda untuk memilih lokasi dimana letak anda menyimpan file hasil scan ijazah. Jika sudah temukan, klik file tersebut dan press OPEN seperti gambar berikut. Ingat file anda tidak boleh melebihi 1 mb
  5. Setelah seluruh data diisi dan file ijazah telah diupload press LANJUTKAN maka akan tampil data dan juga hasil upload ijazah anda seperti gambar berikut
  6. Pastikan bahwa semua data anda telah sesuai, jika belum sesuai bisa anda ubah dengan press button KEMBALI. Apabila anda yakin telah sesuai silahkan press button DAFARKAN maka akan tampil sebuah kotak dialog baru seperti gambar berikut
  7. Press TIDAK jika ingin kembali untuk mengubah data anda, namun jika yakin silahkan press YA. Tunggu beberapa saat. Jika berhasil maka akan tampil hasilnya seperti gambar berikut
  8. Sekarang saatnya cetak ajuan sebagai bukti anda telah terdaftar dengan cara klik pada button CETAK BUKTI AJUAN maka akan tampil seperti gambar berikut
  9. Klik pada SAVE untuk menyimpan file berformat pdf pada komputer anda. Tulis nama file, dan pilih lokasi tempat penyimpanan yang mudah untuk ditelusuri kembali. Namun jika tersambung dengan printer, maka anda dapat langsung mencetak
  10. Jika telah semua proses telah selesai, silahkan log out dan buka kembali file yang telah anda simpan. Silahkan cetak dan simpan sebagai bukti anda telah terdaftar seperti gambar berikut
Selamat mencoba, semoga berhasil!
Jika ada pertanyaan tinggalkan dikolom komentar atau fast respond di WA: 085237600250

Sabtu, 17 Februari 2018

Prosedur Pendaftaran Calon peserta PPG 2018

Setelah sebelumnya telah kami posting Soal dan Pembahasan UTN 2017 khusus mata pelajaran matematika, dan juga memuat hasil kelulusan pretes kabupaten Lembata pada bulan januari 2018 yang hanya mencapai 0,07%, maka kembali kami persembahkan informasi terkini berkaitan dengan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan tahun 2018.

Pemerintah melalui Direktor Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kembali membuka kesempatan bagi para guru yang belum tersertifikasi untuk melakukan pendaftaran PPG tahun 2018 berdasarkan Surat Edaran (SE) nomor 4184/B4/GT/2018 tertanggal 15 Februari 2018.

Seperti pada pelaksanaan pretes sebelumnya pada akhir Januari 2018 kemarin, maka pretes kali ini akan dilakukan pada tanggal 20 - 31 Maret 2018. Adapun tata cara pendaftaran dapat dilakukan melaui aplikasi https://paspor.simpkb.id sebagai berikut:

  1. Aplikasi pendaftaran calon peserta PPG Dalam Jabatan dapat dibuka melalui alamat http://simpkb.id.
  2. Guru membuka situs tersebut untuk melakukan pendaftaran sebagai calon Peserta PPG Dalam Jabatan dengan menggunakan akun individu masing-masing. Guru mengunggah (upload) hasil pindai (scan) ijazah asli S-1/D-IV. Bagi guru yang terkendala dengan akses internet, pendaftaran dapat dibantu oleh kepala sekolah atau dinas pendidikan.
  3. Guru menetapkan program studi yang akan diikuti dalam PPG. Ketentuan penetapan program studi PPG adalah linier dengan program studi/jurusan pada ijazah S-1/D-IV yang dimiliki. Daftar linieritas program studi PPG pada telah di lampirkan dalam SE.
  4. Guru mengisi nama perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan ijazah S-1/D-IV.
  5. LPMP melakukan verifikasi dan validasi kesesuaian atau linieritas antara program studi PPG yang dipilih dengan program studi/jurusan pada ijazah S-1/D-4. Hasil verifikasi dan validasi tersebut dinyatakan dengan 3 (tiga) kategori sebagai berikut. (a). “Diterima” jika program studi PPG yang dipilih linier dengan program studi/jurusan pada ijazah S-1/D-IV, (b). “Ditolak” jika program studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S-1/D-IV dan tidak dimungkinkan adanya perbaikan. Contoh: Guru dengan kualifikasi akademik Sarjana Hukum tidak linier dengan program studi PPG yang ada. (c). “Diperbaiki’ jika bidang studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S-1/D-IV tetapi dimungkinkan adanya perbaikan. Contoh: Guru dengan kualifikasi akademik Sarjana Bahasa Inggris memilih program studi PPG Guru Kelas SD. Jika Guru tersebut ingin mengikuti PPG maka guru harus memperbaiki program studinya menjadi Bahasa Inggris.
  6. Guru yang lolos verifikasi dan validasi yang berstatus “diterima” dinyatakan sebagai peserta pretest PPG Dalam Jabatan.
  7. Waktu dan tempat pelaksanaan pretest akan diinformasikan setelah proses penempatan (plotting) peserta pretest ke TUK selesai.
Adapun syarat yang dapat anda penuhi agar memperoleh kesempatan tersebut antara lain; secara akademis, calon peserta harus mengikuti seleksi kemampuan akademik melalui tes online. Seleksi kemampuan akademik meliputi tes potensi akademik (TPA), tes pedagogik, tes bidang studi, dan tes bakat dan minat. Standar minimal nilai hasil seleksi kemampuan akademik calon peserta ditetapkan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, untuk tahun 2018 ditetapkan batas lulus pretest adalah 50 untuk program studi kejuruan dan 60 untuk program studi non kejuruan.


Sedangkan secara administrasi calon peserta wajib memenuhi beberapa syarat antara lain: (a). Diangkat sebagai guru sampai dengan 31 Desember 2015, (b). Terdaftar pada Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan per tanggal 31 Juli 2017, (c). Memiliki NUPTK (dapat dipenuhi setelah lulus pretest), (d). Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari perguruan tinggi yang memiliki program studi yang terakreditasi, dibuktikan dengan scan ijazah S-1/D-IV, (e). Berkualifikasi akademik S-1/D-IV yang sesuai dengan program studi pada PPG yang akan diikuti, (f). Masih aktif mengajar dibuktikan dengan memiliki SK pembagian tugas mengajar dari kepala sekolah 5 (lima) tahun terakhir (mulai tahun 2014 sampai dengan 2018), (g). Berstatus guru PNS, guru Bukan PNS di sekolah negeri, dan guru tetap yayasan (GTY). Guru bukan PNS di sekolah negeri dibuktikan dengan SK Pengangkatan dari Kepala Daerah atau Kepala Dinas Pendidikan 5 (lima) tahun terakhir (mulai tahun 2014 sampai dengan 2018), (h). Berusia setinggi-tingginya 58 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember tahun 2018, (i). Sehat jasmani dan rohani, (j). Bebas Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza), (k). Berkelakuan baik.

Untuk lebih lengkap silahkan lihat pada SE yang telah dilampirkan dalam artikel ini, atau dapat mengunduhnya secara langsung dengan klik pada (Surat Edaran). Semoga bermanfaat

Selasa, 13 Februari 2018

Kesempatan yang kedua: suatu kisah inspirasi


Melihat kenyataan pahit kehidupannya saat itu (tahun 2011 silam), membuatku tersentuh dan ingin melakukan sesuatu. Tetapi aku tahu hal itu tidak mudah dan butuh proses, gumamku. Sementara aku hanya seorang pendatang baru (dimutasi), walaupun aku pernah menjadi bagian dari kehidupan mereka dimasa kecil dulu.

Herman Yoseph, itu namanya. Seorang pemuda pedalaman ilowutung yang dipaksa melanjutkan pendidikan untuk memenuhi syarat dibukanya suatu sekolah baru (minimal 10 siswa). Sementara adik bungsunya saat itu sudah duduk di kelas X salah satu SMA di ibu kota kabupaten Lembata.

Ya, SMPN Satap Ilowutung. Itulah nama sekolah yang dibangun pemerintah pada pertengahan tahun 2007 lalu, sebagai wujud pendekatan pelayanan. Herman sendiri bersama si sulung (kakaknya) menjadi bagian dari pembangunan sekolah tersebut (buruh bangunan).

Kehidupan yang jauh dari keramaian dan kebisingan kota, memaksakan mereka hanya berpasrah pada keadaan. Untung orangtuaku ikut pindah waktu itu. Jika tidak mungkin aku pasti mengalami nasib yang sama seperti mereka, bisikku dalam hati.

Hukum Adat
Memiliki postur tubuh yang besar, membuat Herman sulit diatasi guru-gurunya. Memang sudah kurang lebih lima tahun menjadi gelandangan di kampung setelah tamat sekolah dasar. Ia juga sering terlibat dalam kasus-kasus perkelahian antar kampung.

Dua kali terlibat kasus pemukulan guru, dan jauh dari sentuhan hukum menjadikan dirinya seolah-olah raja di antara yang lainnya termasuk para guru. Walaupun tidak sampai babak belur ke-2 orang guru yang menjadi sasarannya dalam waktu berbeda, tetapi tetap saja ia dipandang sebagai siswa yang bandel.

Para guru tidak mampu berbuat apa-apa, walaupun hanya sekedar skors sebagai konsekuensi atas tindakan Herman. Lantas hukuman apa yang diberikan pihak sekolah untuk si Herman, sementara kejadiannya di luar jam sekolah?. Ya, hanya hukum adat jawabannya. Ia diadili secara adat oleh para tetua kampung melibatkan pemeritah desa dan tokoh pendidik.

Sebagai pihak yang salah maka Herman bersama keluarga diwajibkan memberikan sejumlah barang adat sebagai denda atas perbuatannya. Mungkin terdengar asing untuk proses penyelesaiannya di era modern seperti ini, tetapi itu kenyataan sebagai kampung yang masih jauh dari sentuhan hukum.

Kalau bukan sekarang kapan lagi? 
Mendengar kisah-kisahnya, juga pernah diundang menghadiri proses penyelesaian salah satu kasus si Herman, membuat diriku tertarik untuk mencoba memberikan solusi demi masa depannya lebih baik.

Sebagai guru di sekolah, Herman ku memperlakukan layak seperti teman-teman yang lain. Namun sebaliknya saat di lingkungan rumah, ia ku jadikan teman. Seperti kata pepatah 'mengembek lah seperti kambing saat kamu berada dalam kandang kambing'. Itu lah yang ku lakukan.

Hampir setiap malam aku bertamu ke rumahnya. Kebetulan ayah Herman seorang penyadap tuak (aren) yang handal. Aku pun turut dalam pergaulan anak-anak muda yang juga adalah sahabat-sahabat Herman di kampung. Jago dalam voley ball, membuat Herman memiliki banyak teman

Tak jarang, aku pun sering mabuk-mabukan bersama mereka. Ya, hal itu terjadi karena budaya nya memang demikian. Yang disuguhkan kepada seorang tamu bukan kopi, teh, atau pun minuman segar lainnya, selain tuak, atau arak. Sebagai orang berpendidikan, tentunya itu keliru. Maka tak jarang namaku menjadi sorotan masyarakat setempat bahkan di kalangan guru. Hingga lintas kecamatan.

Al hasil, aku mendapatkan tempat di hati mereka. Sehingga momen-momen itu pun, dimanfaatkan untuk meberikan pandangan bahkan tak jarang memberikan nasehat. Ternyata usaha ku membuahkan hasil yang menurut ku sudah maksimal. Namun sayang rutinitas mabuk-mabukan sepertinya menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Niat dan tantangan
Sepanjang pergaulan kami, aku tak pernah menyangka jika si Herman bahkan punya niat untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, mengingat faktor usia. Yang lebih mengherankan lagi, ia ingin melanjutkan ke SMA seminari (sekolah menjadi imam katolik).

Hal itu, diutarakan di hadapan orangtu dan juga kepala sekolah yang turut diundang dalam jamuan makan malam yang disediakan orangtuanya beberapa waktu sebelum Ujian Nasional. Aku yang sudah dianggap sebagai kakak dan juga saudara, dimintai pendapat. Sontak diriku gembira, namun sepertinya belum yakin dengan niatnya ini.

Tanggapan pun datang dari berbagai pihak, lantaran sikap si Herman yang dianggap tak layak mengenyam pendidikan di sana. Berita ini bahkan sudah tiba ke pastor paroki sebagai pemimpin iman umat di wilayahnya.

Benar saja ketika aku diminta Herman dan orangtuanya untuk mendampinginya dalam proses permohonan izin ke paroki. Saat Herman diminta menyebutkan nama, sang pastor pun diam tak melanjutkan tulisannya. Ia menurunkan kacamatanya, memandang Herman dengan cermat. Memang selama ini, hanya namanya yang terdengar tanpa melihat orangnya.

Herman tertunduk malu. Sang pastor pun bertanya, 'apakah benar, kamu pelaku kasus pemukulan guru?'. Dengan segan ia menjawab, ya. Sang pastor lantas tegas dalam pernyataannya, 'kamu tidak layak!'. Seperti disambar petir, wajahku langsung memerah. Sang pastor pun mengalihkan perhatiannya ke aku, ketika tanpa disadari keluar sebuah kalimat dari mulutku. 'Tetapi paling tidak ia diberikan kesempatan. Mungkin di sana, ia lebih baik'.

'Kamu siapanya Herman?', tanya sang pastor. 'Aku kakaknya', jawabku simpel. Lantas pastor melanjutkan pertanyaan, 'apakah kamu bersedia bertanggung jawab, jika kelak terjadi kasus serupa di sana?'. Tanpa berpikir panjang, aku menyatakan kesediaanku demi si Herman.

Pastor pun melanjutkan surat permohonan izin tersebut, dengan menyertai kasus yang pernah dilakukan Herman. Sementara aku diminta untuk membuat surat pernyataan sikap, atas apa yang telah disepakati bersama.

Hari-hari terus berlalu, dan banyak di antara mereka (siswa) yang melamar ke SMA Seminari tak mampu melewatinya dan terpaksa kembali. Namun tanpa disadari, 7 tahun sudah si Herman yang kini lebih akrab disapa Frater Herman (panggilan bagi seorang calon imam katolik) sedang menjalani pendidikan di Seminari Tinggi (setingkat perguruan tinggi). Ia selalu menyempatkan waktu untuk mengunjungi keluarga kecilku, jika liburan tiba.

Harapanku, kisah ini dapat dibaca sang Frater. Dan semoga panggilan suci ini, mampu dijawabinya. @hyro

Retret: suatu harapan 'baru'

Sumber: dokumen Sekolah

Jangan heran ketika tidak anda temukan kata ret-ret saat mencari dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ataupun sekedar searching di google. Karena retret merupakan satu kata dan bukan sebuah perulangan.

Dalam KBBI retret diartikan sebagai khalwat (pengasingan diri) mengundurkan diri dari dunia ramai untuk mencari ketenangan batin. Dalam wikipedia.org (salah satu situs ternama) menguraikan bahwa retret memiliki beberapa makna yang berkaitan, dan pada umumnya berupa gagasan untuk sementara waktu menjauhkan diri dari lingkungan kesehariannya.

Sedangkan kegiatan retret dapat dilakukan untuk alasan yang berhubungan dengan kebutuhan spiritual, menghindari stres, menjaga kesehatan, bagian dari gaya hidup, ataupun hal-hal sosial atau ekologis lainnya (wikipedia).

Berdasakan penjelasan di atas, maka SMP Negeri 2 Nubatukan melalui wadah OSIS bekerjasama dengan para guru pendidikan lintas agama secara berkala mengadakan kegiatan tersebut dalam rangka menyongsong Ujian Nasional (UN). Namun ada perbedaan tahun ini, karena kegiatan ini justeru dipadukan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) sekolah.

Para siswa kelas persiapan UN (kelas IX) dibawah dampingan guru diwajibkan untuk menginap di sekolah. Tidak hanya 'sekedar' menghidar dari dunia ramai, di sini siswa diarahkan untuk bermeditasi. Kegiatan tersebut diakhiri dengan ibadat/doa bersama imam/ulama masing-masing.

Di era modern yang instan, dengan gaya hidup serta pergaulan bebas dikalangan remaja, tidak menutup kemungkinan para siswa juga terjerumus dalam dunia gelap. Dengan demikian, retret ini menjadi momen penting bagi mereka untuk merefleksikan kembali hal-hal buruk yang pernah mereka lakukan baik terhadap sesama teman, guru, maupun orangtua.

Lantas makna apa yang dapat diperoleh, khususnya siswa dalam kegiatan tersebut? 'Kebaruan' yang berhubungan dengan kebutuhan spiritual. Itulah yang menjadi tujuan utama. Semoga momentum ini, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh siswa untuk suatu kebaruan yang tentunya menjadi harapan guru dan juga orangtua. @hyro

Senin, 12 Februari 2018

Panduan Penyusunan Soal USBN

Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional (POS USBN) tahun pelajaran 2017/2018 telah diterbitkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pada tanggal 7 Februari 2018 yang lalu. Tanggal 9 April April s.d 12 Mei 2017 sesuai yang terjadwal dalam POS USBN adalah waktu pelaksanaan USBN untuk mata pelajaran umum, selain pendidikan Agama dan Budi pekerti yang terjadwal pada 16 April 2018 s.d 30 April 2018.

Untuk itu sebagai penanggungjawab, Dinas Pendidikan harusnya sudah benar-benar siaga dalam hal ini. Seperti yang tercantum pada halaman 17 dalam POS USBN dijelaskan mekanisme penyusunan soal, dimana 20% - 25% soal dari pusat dan 75% - 80% soal dari guru melalui wadah MGMP. Lantas apakah di tempat bapak/ibu mengabdi, sudah dipersiapkan? Agar lebih jelas, silahkan unduh Pengantar POS USBN tahun 2018 (unduh di sini) dan POS USBN tahun 2018 (unduh di sini).

Berdasarkan pantauan admin melalui soal try out yang telah dilakukan baik pada tingkat provinsi untuk SMA, maupun tingkat kabupaten untuk SMP, terdapat banyak soal yang bisa dibilang tidak valid. Hanya terdapat satu kemungkinan yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi yaitu "soal tersebut tidak melalui tahap validasi".

Sesuai petunjuk dalam POS USBN maka selain soal pilihan ganda, juga disertakan soal uraian sebanyak 5 nomor untuk setiap mata pelajaran. Jika demikian, maka tugas guru melalui wadah MGMP selain merakit soal juga membuat rubrik penilaian yang akurat sehingga tidak merugikan siswa tentunya.

Berangkat dari pengalaman admin yang juga sebagai ketua MGMP, dimana rata-rata guru memang mahir dalam merakit soal pilihan ganda, namun sering kewalahan dalam merakit soal uraian. Walaupun, hal ini erat kaitannya dengan penilai yang dilakukan sehari-hari di dalam kelas. Lantas apakah kita mampu bangkit dari keterpurukan itu?

Untuk menjawabi keraguan di atas, maka pemerintah melalui Pusat Penilaian Pendidikan, Kementerian Pendidikan Republik Indonesia telah menyediakan secarah utuh Panduan Penyusunan Soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional yang telah dirilis pada bulan Januari 2018 lalu. Hal ini dimaksudkan agar guru melalui wadah MGMP dibawah naungan dinas pendidikan setempat mampu menghasilkan soal yang berkualitas sesuai harapan pemerintah.


Mohon dipelajari dengan baik panduan ini secara online, atau anda dapat juga mengunduh untuk dibaca secara offline dengan cara klik (unduh di sini). Selamat bertugas. @hyro

Minggu, 11 Februari 2018

Juknis BOS 2018

Dalam upaya pembenahan pelaporan keuangan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), maka pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (kemdikbud) telah menerbitkan secara berkala sejumlah aturan untuk dijadikan petunjuk bagi TIM Manajemen BOS mulai dari tingkat satuan pendidikan, kabupaten, provinsi hingga pada tingkat pusat. Aturan-aturan tersebut dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (permendikbud).

Tepatnya Hari Jumad, tanggal 19 Januari 2018, kemendikbud secara resmi meluncurkan suatu aturan baru yang juga menjadi aturan perdana dalam tahun 2018. Aturan tersebut, mengatur secara khusus tentang BOS yang selanjutnya disebut dengan Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (Juknis BOS). Adapun salinan permendikbud tersebut telah dilengkapi dengan lampirannya, yang secara jelas dari Bab ke Bab.

Pada Bab I mengenai Pendahuluan, memuat 5 poin inti antara lain: (a) tujuan BOS, (b) sasaran, (c) satuan biaya, (d) waktu penyaluran, dan (e) pengelolaan BOS menggunakan manajemen berbasis sekolah. Untuk Bab II tentang Tim BOS, memuat empat poin inti antara lain: (a) tim BOS pusat, (b) tim BOS provinsi, (c) tim BOS kabupaten/kota, (d) tim BOS sekolah. Untuk poin (d) Bab II ini apakah sekolah anda sudah ada? Bila belum segeralah dibentuk melalui rapat dewan guru.

Pada Bab III tentang Penetapan Alokasi, memuat 3 poin inti antara lain: (a) pendataan, (b) penetapan alokasi BOS tiap provinsi/kabupaten/kota, dan (c) penetapan alokasi BOS tiap sekolah. Untuk Bab IV tentang Penyaluran Dana, memuat 2 poin inti antara lain: (a) penyaluran BOS, dan (b) ketentuan pemberian dana. Pada Bab V tentang Penggunaan Dana, memuat 7 poin inti antara lain: (a) ketentuan umum, (b) penggunaan dana, (c) komponen pembiayaan BOS pada SD, (d) komponen pembiayaan BOS pada SMP, (e) komponen pembiayaan BOS pada SMA, (f) komponen pembiayaan BOS pada SMK, dan (g) komponen pembiayaan BOS pada SDLB/ SMPLB/ SMALB/ SLB. Untuk poin (c), (d), (e), (f), dan (g) pada Bab ini telah dirincikan secara jelas mulai dari pengembangan perpustakaan, pembayaran honor hingga pada biaya lainnya. Sudakah sekolah anda membelanjakan dana BOS sesuai komponen-komponen tersebut?

Bab VI tentang Mekanisme Belanja. Pada Bab ini memuat 3 poin inti antara lain: (a) ketentuan mekanisme pembelian dan pengadaan barang/jasa, (b) mekanisme pembayaran, dan (c) pencatatan inventaris dan aset. Pada Bab VII tentang Pertanggunjawaban Keuangan, memuat 6 poin inti antara lain: (a) pembukuan, laporan, dan transparansi di sekolah, (b) laporan tingkat kabupaten/kota, (c) laporan tingkat provinsi, (d) laporan tingkat pusat, dan (e) bentuk format laporan rekapitulasi penggunaan dana, (f) ketentuan pajak. Apakah sekolah bapak/ibu sudah transparansi dalam hal pelaporan seperti yang ditekankan pada poin (a) Bab ini?

Pada Bab VIII tentang monitoring, memuat 3 poin inti antara lain: (a) monitoring oleh TIM BOS pusat, (b) monitoring oleh TIM BOS provinsi, dan (c) monitoring oleh TIM BOS kabupaten/kota. Untuk Bab IX tentang pengawasan dan sanksi, memuat 2 inti antara lain: (a) pengawasan, dan (b) sanksi. Sedangkan Bab X mengatur secara khusus tentang pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat yang memuat 3 poin inti antara lain: (a) tujuan, (b) media, dan (3) tugas dan fungsi layanan. Dimana pada poin (b) telah dicantumkan alamat pengaduan baik dengan email ataupun melalui surat pos.

Untuk lebih jelas, silahkan lihat langsung isi permendikbud ini, atau dengan meng-unduh dan membacanya secara offline.


Bila anda masih bingung cara mengunduh, silahkan klik di sini. Mari kita jaga transparansi demi generasi yang lebih baik, jangan sampai sekolah yang merupakan lembaga penghasil generasi masa depan menjadi contoh yang buruk. @hyro

Sabtu, 10 Februari 2018

PPG tahun 2018

Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2018 sebentar lagi akan dimulai dari rencana pemerintah untuk diberikan untuk 70.000 guru, namun dengan catatan 20.000 nantinya akan menjadi tanggungjawab pemerintah pusat dan 50.000 sisanya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah atau satuan pendidikan. Lalu apakah hal itu dapat terwujud terutama yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah atau satuan pendidikan? Tunggu saja

Saat ini melalui situs resminya http://ap2sg.sertifikasiguru.id/pub/index.php pemerintah sedang mempersiapkan penetapan peserta PPG dalam jabatan sebagai kelanjutan dari pretes PPG. Seperti yang dipantau admin ilowutung, guru yang telah dinyatakan lulus melalui situs tersebut wajib memenuhi beberapa persyatan yang dapat dicek langsung melalui situs ap2sg. Syarat-syarat tersebut memang cukup rumit dibandingkan dengan pola sebelumnya melalui PLPG. Namun yang terpenting adalah kesiapan individu guru tentunya.

Dari presentase kelulusan pretes PPG tahun 2018 untuk kabupaten lembata hanya mencapai 0,07% dari total yang mengikuti pretes 340 guru baik dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Ini menunjukkan jika kualitas guru-guru di kabupaten yang terkenal dengan tradisi lamafa ini memang perlu ditingkatkan. Lantas apakah masalah ini sudah benar-benar menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah melalui dinas pendidikan setempat? Mari kita doakan bersama.

Berangkat dari masalah tersebut, dan juga pengalaman dalam PLPG tahun-tahun sebelumnya maka, admin ilowutung telah menyiapkan beberapa file berupa bentuk soal UTN dan juga penyelesaiannya khusunya mata pelajaran matematika yang dapat dijadikan acuan untuk para guru dalam mempersiapkan diri menghadapi PPG tahun ini.


Untuk memperoleh file di atas, klik pada tautan berikut Soal dan Pembahasan UTN Tahun 2017.  Semoga bermanfaat dan jadilah guru yang tak pernah berhenti untuk belajar.

Selasa, 16 Januari 2018

Cek hasil pretest PPG


Bagi guru yang sudah mengikuti pretes PPG, tentunya penasaran seperti apa hasil ujiannya. Namun sayang servernya ditutup untuk sementara waktu. Oleh karena itu, kami berusaha membantu bagaimana mengatasi masalah tersebut hanya dengan 7 langkah sebagai berikut:

1. Masuk ke link berikut
ap2sg.sertifikasiguru.id/pub/index.php?pg=pretes, maka akan tampil halaman yang dikunci kolom tempat input NUPTK
2. Klik kanan pada sembarang tempat dan pilih inspect untuk edit HTML
3. Buka pada <body> dan klik kiri pada <div class="container mainarea">...</div>
4. Klik kanan pada <div class="wel wel-bar">...</div> dan pilih edit as HTML
5. Cari pada baris <input type="text" class="form-control input-xs" name="nupes" id="nupes" placeholder="NUPTK/Nomor Peserta" onkeypress="return caripre(event, addsrc); "disable=" "> lalu ganti kata disable menjadi enable
6. Klik keluar, maka kolom tempat input NUPTK telah terbuka. Hanya saja tombol search masih terkunci.
7. Input NUPTK dan tekan enter maka akan tampil hasil pretest anda

CP: 085237600250 (WA/TG) bila mengalami kendala

Selasa, 05 September 2017

Finalis inobel 2017

Aplikasi duratif untuk pembelajaran lingakaran mata pelajaran matematika, dapat di unduh di sini, sedangkan untuk pembelajaran bangun ruang baik sisi datar maupun sisi lengkung, dapat diunduh di play store di sini. Sedangkan panduan untuk pembuatannya dapat di unduh di sini

Selamat mencoba, semoga berhasil

Jumat, 12 Mei 2017

Curhat seputar iman


Vonis yang dijatuhi hakim terhadap Basuki Tjaja Purnama alias Ahok dalam kasus penistaan agama telah berhasil menyedot perhatian publik di seluruh tanah air bahkan dunia. Dan beberapa faktor penyebabnya adalah Ahok yang seorang gubernur apalagi gubernur DKI Jakarta yang nota bene sebagai pusat ibu kota negara Republik Indonesia. Faktor lainnya adalah Ahok dimata banyak kalangan dipandang sebagai sosok pemimpin yang jujur, berani dan tegas. Pertanyaan sederhana yang muncul dalam benakku dan mungkin juga pembaca sekalian "apakah dapat terjadi dalam diri seorang biasa seperti saya ataupun anda sekalian jika mengalami kasus atau masalah yang sama?" Jawabannya tentu tidak, sebab anda dan saya bukan siapa-siapa. 

Terlahir dari kaum minoritas menjadikan sesorang akan selalu tertindas dalam setiap persolan, sebab hukum di negara ini bahkan dalam gerejapun selalu tumpul ke atas namun tajam ke bawah. Mengapa gerejapun demikian, apakah dapat dibuktikan? Sepenggal cerita yang ku alami ini akan memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.

Sepenggal Kisah
Tahun 2013 silam, disaat gereja melalui paroki tempat saya berdominsili membuka kesempatan bagi pasangan hidup yang telah memiliki anak sebelum disahkan gereja untuk menerima sakramen perkawinan atau lebih dikenal dengan istilah nikah masal. Dan atas kesepakatan keluarga, kamipun mendaftarkan kakak sulung yang saat itu sedang mengandung anak ke-2 bersama suaminya untuk boleh mendapatkan kesempatan itu. Dan seperti biasa beberapa syarat perlu dilengkapi sebelum ketahapan berikutnya yaitu Kursus Persiapan Perkawinan (KPP) yang termasuk di dalamnya surat keluasan dari orangtua kedua bela pihak dan silsila (garis keturunan) yang langsung ditanda tangani seorang kepala suku sebagai pemimpin tertinggi dalam sebuah suku. 

Setelah semuanya disiapkan, maka kedua merekapun mendaftarkan diri secara resmi ke paroki sebagai calon penerima sakramen perkawinan tahun itu. Seminggupun berlalu dengan mengikuti KPP sebagai salah satu tahapan yang harus dilalui termasuk ibu hamil sekalipun. Alhasil ketika nama pasangan dibacakan untuk diketahui secara umum melalui mimbar gereja, para anggota suku termasuk di dalamnya kepala suku sontak langsung protes dan berupaya untuk membatalkan pernikahan kakakku yang pelaksanaannya tinggal sehari lagi. Berbagai upayapun dilakukan suku hingga berhasil menemuai pastor paroki pada malam hari menjelang subuh. 

Seperti keputusan yang dilakukan hakim dalam kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok dinilai banyak orang sebagai akibat tekanan dari kaum mayoritas, demikian pun pandangan ku terhadap keputusan yang dibuat pastor paroki malam itu telah berhasil membuat tersenyum anggota suku yang hadir termasuk kepala suku yang telah memberikan restu secara tertulis. Namun tanpa disadari keputusan tersebut, telah berhasil membuat luka yang mendalam bagi keluargaku terutama kakakku yang saat itu telah mengandung tujuh bulan. Mungkin saja jika hal ini dilaporkan ke pihak keuskupan, bisa dimenangkan oleh keluargaku sebab tak ada pertimbangan yang berarti untuk membatalkan pernikahan tersebut gumamku. Tetapi bagiku mengalah adalah jalan terbaik untuk memenangkan diri, dan membiarkan waktu untuk menjawab semua kebenaran itu. 

Pesan yang diperoleh
1000 lilin telah dinyalahkan dimana-mana sebagai tanda berkabung atas matinya kebenaran, demikian pula 1000 kata yang tak dapat terucap olehku saat itu. Cerita di atas memberikan pembelajaran bagi kita semua bahwa baik itu pastor paroki maupun hakim dalam kasus penistaan agam oleh Ahok, juga manusia biasa seperti anda dan saya. Artinya keputusan yang dibuat dapat menciptakan senyuman, namun dapat pula menciptakan tangisan. Tugas kita adalah mendoakan para pemimpin kita agar diberikan rahmat kebijaksanaan. Sudakah anda dan saya melakukan hal itu? Sisi lain pembelajaran yang dapat diperoleh dari kisah ini adalah mengalalah untuk menang, sebab kebenaran yang hakiki hanya dapat diperoleh diakhirat nanti .(hyro61)

Kamis, 04 Mei 2017

Soal dan pembahasan ujian nasional matematika SMP/Mts tahun 2017

Selamat sore sahabat ilowutung sekalian. Senang bisa menjumpai anda semua walau hanya lewat tulisan. Mungkin anda sedang mempersiapkan liburan keluarga, namun sebelum berlibur, ini ada kado buat anda semua penggemar matematika di mana pun berada. 

Kado yang diberikan blog ilowutung, berupa soal dan juga pembahasan ujian nasional matematika khususnya tingkat SMP/MTs yang terjadi beberapa hari lalu,  tepatnya pada hari Selasa tanggal 3 Mei 2017.

Mungkin kado ini dapat mengobati rasa penasaran anda yang baru saja menyelesaikan ujian dan sekaligus memberi gambaran hasil yang diperoleh. Namun jika anda siswa SMA, jangan kecewa karena blog ilowutung telah menyediakan untukmu biar jadi modal di PT nanti ya, jangan lupa kunjungi juga SOAL & PEMBAHASAN UN MATEMATIKA SMA TAHUN 2017

Anda dapat pula membandingkan dengan ujian nasional pada tahun 2016 pada link berikut SOAL & PEMBAHASAN UN MATEMATIKA SMP TAHUN 2016. Di dalam naskah tersebut ada usul/saran yang ditawarkan blog ilowutung untuk diperbaiki demi kesempurnaan. 

Walaupun demikian, besar harapannya sahabat ilowutung sekalian dapat memberikan masukan, saran, maupun kritikan yang bersifat membangun. Dan sebagai akhir kata, mohon doa darimu semua untuk pengelola blog ilowutung agar senantiasa diberikan kesehatan dan umur yang panjang, serta selalu dan senantiasa setia untuk berbagi.

Download pada link berikut

Salam sukses untukmu semua

Minggu, 30 April 2017

Pesan buatmu yang tak sempat terucap

Sumber: mozaik.inilah.com

Dear
Siswa/i kelas IX SMPN 2 Nubatukan

Segala yang ada dan terjadi merupakan karunia yang Maha Kuasa, dan kita manusia hanya bisa menjalankan apa yang telah dilukiskanNya. Demikianlah kata "perpisahan" merupakan akhibat dari suatu pertemuan, dan itulah hakikatnya. Sadar atau tidak, lukisan yang diberikanNya, telah kita warnai bersama selama kurang lebih satu tahun enam bulan.

Sebagai makluk yang lemah, kita tentunya tidaklah sempurna dihadapanNya. Namun kita selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik bagiNya. Demikian juga diriku selaku guru dan temanmu selama ini, mungkin tidak sebaik yang kamu harapkan. Namun itulah yang terbaik yang dapat kupersembahkan buat dirimu sebagai bentuk pelayananku pada yang empunya kehidupan.

Pesan ini harusnya kusampaikan langsung kepadamu semua untuk mengakhiri proses pembelajaran yang selama ini telah terjadi. Namun karena padatnya rangkaian kegiatan yang dibebankan para pengambil kebijakan kepadamu, telah berhasil memaksakanku untuk menuliskan ini untukmu.

Sebagai guru dan teman yang baik, mungkin selama ini dalam proses pembelajaran, ada kata, kalimat ataupun perbuatan dariku yang telah menyakitimu semua,  dari lubuk hati yang paling dalam saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Terapkanlah hal yang baik yang dapat kamu petik selama ini, dalam situasimu yang baru nanti. Dan lupakan hal yang tidak baik yang pernah kamu lihat ataupun kamu alami selama ini.

Tak terasa, tinggal hitungan jam kalian semua akan menghadapi ujian nasional yang selama ini katamu merupakan hal yang paling menakutkan. Namun seperti yang selalu kuperingatkan padamu semua, bahwa jangan lagi terlintas dalam pikiran kalian untuk mendewakan ujian nasional, apalagi mendewakan matematika. Sebab nilai baik yang tertera di atas kertas, tidaklah mmenjamin bahwa perilaku sesorang pun demikian.

Oleh karena itu, kerjakanlah semua bentuk soal yang diberikan dengan sejujur jujurnya. Karena hanya itulah satu-satunya yang kuharapkan darimu semua. Sebab kuyakin dan percaya bahwa hanya orang jujurlah yang akan meraih kesuksesan kelak. Sebagai akhir kata, salam dan doa dari keluargaku senantiasa mengiringi langkah kehidupanmu semua. Dan semoga berkat Tuhan Lera Wulan Tanah Ekan, serta restu dari Leluhur Lewo Tanah selalu menyertai kalian semua.

Salam sukses dari gurumu, 
Hyronimus Lado

Rabu, 19 April 2017

Kamis, 02 Maret 2017

Contoh Laporan Pengembangan Diri

“SATU GURU SATU INOVASI (SAGUSANOV)” 
 IKATAN GURU INDONESIA (IGI)  
05 SAMPAI DENGAN 26 FEBRUARI 2017

Latar Belakang
Pengguna Smart phone berbasisAndroid saat ini sudah sangat familiar hampir seluruh lapisan generasi manusia. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, bahkan bayi sekalipun jika diperlihatkan dengan layar Smart phone berbasisAndroid sudah tampak tertarik padanya. Penggunaan Smart phoneberbasis Android juga sudah menjadi hal biasa bagi anak-anak pra sekolah sampai perguruan tinggi. Anak-anak yang nalurinya suka bermain dalam era digital saat ini sudah beralih pada permainan yang ada hubungannya dengan Smart phoneberbasis Android, baik digunakan untuk permainan maupun untuk berkomunikasi dengan teman sejawat menggunakan media sosial. Sebagai akibatnya guru yang mengajarkan mereka merasa kesulitan untuk memahami perkembangannya jika tidak memasuki dunia mereka. Untuk dapat memahami karakter dan perilaku, serta untuk dapat mengaktifkan siswa dalam belajar maka guru perlu memahami perkembangan dunia digital saat ini.

Perubahan dunia anak-anak sebagai peserta didik saat ini harus dibarengi dengan kemajuan guru dalam memanfaatkan IT Smart phone berbasis Android (ponsel, gadget, tab, dll.). Sebagai fasilitator pembelajaran dalam dunia pendidikan baik di dalam kelas maupun di luar kelas, guru seharusnya turut serta membantu meminimalisir dampak negatif dari Smart phone berbasis Android. Salah satunya dengan menyajikan/membuat aplikasi Smart phone berbasis Android yang bersifat edukatif seperti materi pembelajaran, permainan interaktif edukatif, ataupun mesin pencari khusus untuk kalangan pelajar. Aplikasi tersebut juga dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di kelas.
Banyaknya guru dan siswa yang mempunyai Smart phone berbasisAndroid, sehingga membuat satu aplikasi berbasis Android dengan konten pendidikan akan memberikan manfaat bagi Dunia Pendidikan Kita. Disamping itu juga keharusan bagi guru menyiapkan PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) mulai gol III/b berupa Hasil Penelitan, Karya Ilmiah ataupun Karya Inovatif. Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, maka perlu adanya usaha dari guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam bidang informasi dan teknologi (IT) atau yang lebih dikenal dengan digital. Usaha yang dapat dilakukan adalah melalui pelatihan-pelatihan, baik yang dilakukan secara mandiri oleh guru maupun yang dilakukan oleh pemerintah. Salah satu usaha mandiri guru aktif mengikuti kegiatan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) diantaranya melalui workshop Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV).
  
   
Nama Kegiatan
Kegiatan workshop peningkatan kompetensi  guru ini dinamakan Workshop Online Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV) Kelas Telegram Sagusanov 7. SAGUSANOV merupakan gerakan untuk membuat karya inovasi di bidang pembelajaran berbasis android. Melalui workshop SAGUSANOV, guru dilatih membuat aplikasi materi pembelajaran berbasis android.

Maksud dan Tujuan Kegiatan
 Adapun tujuan workshop online “Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV)” sebagai berikut.
  1. Guru memahami proses migrasi materi pembelajaran berbasis hardcopy atau softcopy ke bentuk teknologi Smart phone berbasisAndroid.
  2. Mengajak guru untuk memberikan materi pembelajaran yang menarik dengan memanfaatkan Smart phoneberbasis Android.
  3.  Unsur PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) Sub Unsur : Melaksanakan Karya Inovatif. Poin a. Membuat alat pelajaran (Kategori kompleks ). Angka Kredit = 2
Dampak Kegiatan 
 Dampak dari kegiatan workshop online “Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV)” bagi pesertanya adalah :
  1.  Meningkatkan kemampuan guru dalam pemanfaatan teknologi informasi terutama Smart phoneberbasis Android dalam komunikasi media sosial (telegram) dan kegiatan pembelajaran.
    2.      Meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis android berupa materi pembelajaran dan soal-soal interaktif.
    3.      Membantu mengimbangi konten-konten negatif dengan membuat konten-konten positif (edukatif) dalam aplikasi Smart phoneberbasis Android.
Penyelenggara Kegiatan
Penyelenggara kegiatan workshop online “Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV)” adalah Ikatan Guru Indonesia (IGI).  Ikatan Guru Indonesia (IGI) adalah organisai guru yang diinisiasi sejak tahun 2000 dengan nama Klub Guru Indonesia dan secara resmi berbadan hukum pada tanggal 26 November 2009 dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM dengan Surat Keputusan Nomor AHU-125.AH.01.06 Tahun 2009. Kepengurusan baru IGI 2016-2021 juga telah terdaftar di kementerian hukum dan ham dengan surat keputusan nomor AHU-0000308.A.H.01.08.Tahun 2016 dengan Ketua Umum Muhammad Ramli Rahim dari Sulsel dan Sekjen Mampuono dari Jawa Tengah.
Pola Penyelenggaraan Kegiatan
Pola penyelenggaraan kegiatan adalah 32 JP secara online (moda daring), dengan materi sebagai berikut:
No
Materi
Waktu
1.
Instal Intel XDK
4 JP
2.
Membuat Engine
6 JP
3.
Terhubung dengan Hyperlink
4 JP
4.
Heading, Paragraph & Images
4 JP
5.
Mempercantik Tampilan
5 JP
6.
Soal Evaluasi Belajar
4 JP
7.
Make APK, Capture Screen & Upload ke Youtube
5 JP
Pelaksanaan workshop online “Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV)”ini dilaksanakan melalui kelas telegram SAGUSANOV sesuai waktu yang telah ditentukan penyelenggara. Materi workshop dibagikan melalui chanel group telegram SAGUSANOV dalam bentuk PDF, gambar, aplikasi dll. Proses diskusi dan pelaporan hasil karya peserta dilakukan melalui  group telegram SAGUSANOV Indonesia dan SAGUSANOV 7. Peserta yang telah menyelesaikan tugas seluruh materi “Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV)” berhak mendapat sertifikat.

Waktu dan Tempat Penyelenggaraan Kegiatan 
              Pelaksanaan workshop online “Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV)” dilaksanakan pada tanggal 05 sd 26 Februari 2017 dengan waktu dan tempat fleksibel, menyesuaikan kondisi peserta namun terbatas sampai tanggal pelaksasanaan kegiatan yang telah ditetapkan penyelenggara tersebut.

Nama-nama Pelatih/Narasumber
              Pelatih utama workshop online“Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV)” adalah Abdul Kholiq, S.Kom. dan berberapa narasumber SAGUSANOV sebagai administrator antara lain: Fathur Rahman, Rusdi Mustapa, Tri Goesema Putra, Abdul Mujid dan Gusik Inux. 

Hasil Karya
Hasil dari workshop online“Satu Guru Satu Inovasi (SAGUSANOV)” ini, penyusun sebagai peserta mampu membuat aplikasi Smart phone berbasisAndroid materi pembelajaran IPS Kelas 3 Sekolah Dasar dengan tema Pekerjaan di Sekitar Kita. Fitur dalam aplikasi dapat dilihat video yang telah di upload ke youtube dengan alamat http://youtu.be/KxDw-WBJC2csebagai berikut. 

Aplikasi tersebut beisi konten identitas materi pembelajaran, Deskripsi materi pembelajaran, soal evaluasi interaktif (Pilihan Ganda dan TTS), referensi dan profil penyusun. Aplikasi tersebut masih bersifat terbatas pada satu tema saja dengan 2 Kompetensi Dasar, namun kedepannya akan dikembangkan untuk satu mata pelajaran persemester serta lebih banyak latihan soal interaktif.

Sumber:www.oktoriyadi.ml